"Ke depannya pemerintah berkomitmen dalam kapasitas 3T (testing, tracing, treatment) dengan koordinasi dan memfasilitasi pemerintah daerah untuk mencapai targetnya masing-masing sesuai seperti yang sudah diinstruksikan," lanjutnya.
Baca juga: Anggap PPKM Kurang Efektif, dr. Tirta: Tabungan Warga Habis, Beban Makin Berat
Prof Wiku mengungkapkan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Darurat Jawa-Bali sejak 3 hingga 20 Juli 2021 telah memperlihatkan hasil positif.
"Saat ini penerapan PPKM Darurat sudah menunjukkan hasilnya, salah satunya penurunan mobilitas masyarakat dan angka kasus harian. Tapi untuk memastikan kasus tetap terkendali, butuh upaya dan kerja keras yang lebih kuat dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat supaya lonjakan kasus positif di Indonesia bisa melandai dan berkurang," tutupnya.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.