Dr Rimbawan menambahkan, walau kandungan proteinnya tidak setinggi ikan dan telur, tapi kedelai ini bisa dikatakan setara. Karena kalau kedelai mengandung protein nabati kurang kandungan asam lemak tertentu.
"Mengonsumsi protein kedelai ini menurunkan kadar kolesterol. Bila dibanding gandum utuh, kedelai ini protein nabati yang terbaik," terangnya.
Menggantikan protein hewani dengan protein nabati sangat bagus untuk menjaga indeks glikemik. Anda juga bisa mengimbanginya dengan makanan banyak warna minyak zaitun, roti, juga nasi yang menjadi sumber karbohidrat.
Di samping itu, Anda juga harus cukup makan buah dan sayur. Namun sayangnya, orang Indonesia banyak yang tidak suka makan buah dan sayur.
"Data kita masih mengenaskan, padahal kita punya pedoman gizi seimbang, buah dan sayur ada di posisi 2 di bawah. Hasil riskesdas, 93,6 persen umur lebih dari 10 tahun mengonsumsi buah dan sayur lebih rendah dari yang direkomendasikan," tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.