"Positivity rate di Jawa dan Bali juga masih sangat tinggi yaitu 19,9 persen. Positivity rate ini menurun dari hari sebelumnya yang sebesar 24,7 persen, namun di tingkat provinsi pelacakan yang dilaporkan masih sangat rendah, jauh dari target yang diharapkan yaitu sekurang-kurangnya 15 kontak erat per kasus," ujarnya.
Baca juga: Terpapar Covid-19, Prof Ari Alami Gejala Ringan tapi Nilai CT Rendah
Dia mengatakan, saat ini Kemenkes akan berupaya mendorong meningkatkan jumlah testing dan tracing serta meningkatkan kapasitas respons kesehatan di tengah kebijakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang berlaku sejak 3 sampai 20 Juli 2021.
"Target jumlah testing, pelacakan, dan konversi tempat tidur perawatan harus ditingkatkan sesuai ketentuan, bersama pembatasan kegiatan masyarakat dalam pelaksaanaan PPKM Darurat. Hal inilah yang dapat menekan tingkat transmisi di komunitas sampai level situasi pandemi menurun ke arah tinhkat yang aman," terang Siti Nadia.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.