Pemateri yang memberikan pelatihan berasal dari Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram, dan Tim Central Diving Indonesia.
Kedua lembaga itu memberikan materi tentang tindakan pertolongan pertama pada korban sampai ke proses eksekusi penyelamatan korban kecelakaan pada medan air. Selain itu, ada materi tentang pengenalan biota laut berbahaya serta wisata hijau.
"Jumlah peserta pelatihan sebanyak 45 orang yang berasal dari hampir semua destinasi wisata bahari yang ada di Kabupaten Lombok Barat," pungkas Akhkam.
(Rizka Diputra)