Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengintip Potensi Wisata Menjanjikan di Hutan Mukomuko Bengkulu

Antara , Jurnalis-Rabu, 07 Juli 2021 |08:03 WIB
Mengintip Potensi Wisata Menjanjikan di Hutan Mukomuko Bengkulu
Pengunjung berfoto di air terjun Desa Talang Buai, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu (Antara)
A
A
A

SEBAGIAN besar masyarakat di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, kemungkinan sudah mengetahui di daerahnya mempunyai destinasi wisata, yakni lima air terjun dalam kawasan hutan, tetapi hanya sebagian kecil masyarakat yang pernah ke sana.

Masyarakat di daerah yang berada sejauh 270 kilometer sebelah utara Kota Bengkulu ini belum pernah ke sana karena akses jalan yang masih rusak dan harus melewati jalan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, masyarakat harus menggunakan mobil gardan ganda agar mereka bisa menjangkau lokasi air terjun yang berada belasan kilometer hingga puluhan kilometer dalam kawasan hutan.

Baca juga:  Koordinatnya Ditemukan, 5 Air Terjun Tersembunyi di Bengkulu Siap Jadi Wisata Unggulan

Kemudian lokasi air terjun tersebut berada dalam kawasan hutan yang dilindungi oleh negara dan ada sanksi terhadap siapa saja yang melakukan aktivitas dalam hawasan hutan tanpa izin.

Kendati demikian, sudah ada sebagian masyarakat bersama dengan aparat kecamatan dan pemerintah desa yang berada dekat dengan air terjun tersebut membangun sarana dan prasarana serta akses jalan menuju lokasi air terjun dalam kawasan hutan di wilayahnya.

“Masyarakat dan camat menebas semak belukar di lokasi air terjun, kami menyusun dari awal, menebas lokasi di sana seperti tempat parkir kendaraan dan membangun balai atau teras untuk tempat istirahat warga, tetapi sekarang sudah rusak akibat air dalam di lokasi air terjun,” kata Camat Selagan Raya Khairul Saleh.

 Ilustrasi

Salah satu air terjun di hutan Mukomuko (Antara)

Dia mengatakan, sejumlah sarana dan prasarana seperti teras untuk tempat beristirahat kini sudah hanyut dibawa arus sungai yang sedang besar saat musim hujan melanda wilayah ini.

Masyarakat di wilayah ini menyebut dua air terjun yang terletak di bawah dan atas dalam kawasan hutan produksi terbatas di wilayah ini, yakni Air Terjun dari Sungai Nau karena berasal dari Sungai Nau.

Namun dari dua air terjun di wilayah ini, katanya, akses jalan menuju air terjun yang terletak di atas yang belum ada.

Kendaraan roda empat maupun roda dua bisa menjangkau akses jalan menuju air terjun yang terletak sejauh empat hingga lima kilometer dari permukiman penduduk itu.

“Kalau cuaca sedang panas, mobil Grand Max bisa lewat dan menjangkau lokasi objek wisata di wilayah ini,” katanya.

Baca juga:  Pantai-Pantai Ini Potensial Jadi Taman Wisata Alam

Ia mengatakan, masyarakat di wilayah ini sudah bisa memanfaatkan dan menjangkau lokasi tersebut sejak ada akses jalan yang dibangun menggunakan dana desa di daerah ini.

Kalau dulu air terjun tersebut dianggap biasa karena berada dalam kawasan hutan negara di daerah ini, dan tidak ada kendaraan yang bisa menjangkau lokasi air terjun tersebut.

 

Izin pemanfaatan

 

Sedikitnya lima air terjun yang berada di dalam dan luar kawasan hutan produksi terbatas (HPT) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dinilai mampu menjadi destinasi wisata alam unggulan di daerah ini.

“Kita punya air terjun yang bisa menjadi destinasi. Air terjun ini berada di dalam dan luar kawasan hutan produksi terbatas di daerah ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mukomuko Apriansyah.

Baca juga: Bertamasya ke Bukit Batu Lantana, Segini Harga Tiketnya

Ia mengatakan hal itu menindaklanjuti hasil kunjungan kerjanya bersama dengan Bupati Mukomuko Sapun ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) guna meminta izin pemanfaatan air terjun tersebut menjadi objek wisata alam unggulan di daerah ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement