Jawabannya, ternyata tidak demikian. Dijelaskan oleh Dr. (HC), Hasto Wadoyo, Sp.OG (K), Kepala BKKBN, dari kacamata medis faktor genetic tidak menyebabkan stunting pada anak.
“Sebetulnya stunting itu enggak cenderung genetik. Pendek bisa menurun, tapi kondisi stunting yang otaknya enggak berkembang itu enggak mudah menurun,” jelas Dr. (HC), Hasto, dalam acara webinar ‘Seminar Nasional Pencegahan Stunting Keluarga Muslim Sehat Generasi Kuat Sejahtera’, Rabu (30/6/2021).
Dokter Hasto menambahkan, sejatinya kualitas dari telur perempuan itu sudah tercipta ketika sejak masih di dalam kandungan sang ibu.
“Kualitas telur perempuan itu sudah terbentuk ketika ada di dalam kandungan ibunya. Jadi kalau perempuan hamil dan anaknya perempuan, maka telurnya di bayi itu sudah tercipta saat masih di kandungan. Jadi seorang nenek itu juga berperan terhadap kualitas cucunya,” pungkas Dr. (HC), Hasto.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.