Di sisi lain, jika memang orangtua memiliki anak stunting, kata Hasto, Anda jangan kemudian kecil hati, karena si anak tetap bisa memiliki masa depan yang baik. Lagipula, jika si anak tubuhnya kecil, Anda harus percaya bahwa dia tetap memiliki kemampuan lain yang tetap harus diasah dan jadi kekuatannya.
"Stunting itu bukan akhir dari segalanya. Jika pada 1000 hari kelahiran gizinya tertinggal, maka orangtua masih tetap bisa mengejarnya walau levelnya berbeda dengan anak yang sehat. Kemampuan lainnya pun masih bisa distimulus," paparnya.
"Anak stunting tetap punya talenta yang bagus, misalnya suaranya bagus, maka orangtua bisa mengasahnya sebagai kekuatan si anak. Artinya, jangan ada lagi stigma terhadap anak stunting di tengah masyarakat," tegas Hasto.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.