Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Akan Vaksin Anak 12-17 Tahun, China Sudah Ajukan untuk 3 Tahun

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 29 Juni 2021 |02:32 WIB
   Indonesia Akan Vaksin Anak 12-17 Tahun, China Sudah Ajukan untuk 3 Tahun
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
A
A
A

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 jenis Sinovac untuk anak berusia 12-17 tahun. Dengan demikian, vaksinasi untuk anak berusia 12-17 tahun dapat segera terlaksana.

Di Asia Tenggara, baru Indonesia yang menerapkan kebijakan vaksin untuk anak ini. Meski demikian, Indonesia bukanlah yang pertama kali menerapkan kebijakan tersebut.

Bahkan, China telah menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sinovac untuk mereka yang berusia 3 tahun, pembuat obat itu mengkonfirmasi pada 8 Juni, menjadikannya negara pertama yang menawarkan suntikan kepada anak-anak.

Sejak virus corona pertama kali muncul di China tengah, Beijing sebagian besar berhasil mengendalikan wabah negara itu, dan telah memberikan lebih dari 777 juta dosis vaksin setelah awal yang lamban.

Juru bicara Sinovac mengatakan kepada AFP bahwa vaksinnya telah disetujui untuk digunakan pada anak-anak. “Dalam beberapa hari terakhir, vaksin Sinovac disetujui untuk penggunaan darurat pada anak berusia 3 hingga 17 tahun,” kata juru bicara itu.

Tetapi dia tidak mengkonfirmasi kapan anak-anak dapat mulai menerima suntikan, dengan mengatakan jadwal peluncuran akan diputuskan oleh Komisi Kesehatan Nasional "sesuai dengan kebutuhan pencegahan dan pengendalian epidemi China saat ini dan pasokan vaksin".

Sinopharm pun telah menyelesaikan uji coba fase awal vaksin pada anak-anak dan remaja, dengan hasil yang akan segera dipublikasikan di jurnal ilmiah Lancet, tambah juru bicara itu.

Seorang juru bicara vaksin utama China lainnya, Sinopharm, mengatakan bahwa para ahli telah menunjukkan keefektifan vaksinnya pada anak-anak, tetapi tidak mengkonfirmasi apakah vaksin sudah disetujui untuk digunakan atau belum. Pejabat China mengatakan mereka berencana untuk menyuntik 70 persen dari populasi 1,41 miliar pada akhir tahun ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyetujui vaksin Sinopharm dan Sinovac untuk penggunaan darurat pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas, dan kedua suntikan tersebut diberikan di beberapa negara di seluruh dunia.

Tapi, WHO tidak merekomendasikan vaksinasi anak-anak, meskipun di Amerika Serikat, Inggris, Singapura, dan Uni Eropa telah menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech untuk mereka yang berusia 12 tahun.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement