"Salah satu kunci menekan kasus adalah mengurangi mobilitas masyarakat di luar rumah. Makanya, kalau ditanya apa jalan keluar dari upaya menurunkan lonjakan kasus, saya akan jawab jangan keluar rumah, jangan keluar rumah, dan jangan keluar rumah," tegasnya.
Prof Beri menambahkan, keluar rumah hanya saat kondisi darurat saja. Penting untuk diketahui juga bahwa saat Anda keluar rumah, kata Prof Beri, pastikan masker dipakai dengan benar dan gunakan masker yang berkualitas.
"Jangan pakai masker asal-asalan misalnya diturunin ke bawah hidung sehingga lubang hidungnya malah terbuka ke mana-mana. Jangan juga pakai masker bikinan sendiri, karena masker tersebut tidak sesuai dengan standar kesehatan yang bisa meningkatkan risiko masuknya virus," saran dia.
Selain itu, upaya lain yang bisa dilakukan di luar rumah tetap terbebas dari paparan Covid-19 adalah rutin mencuci tangan terlebih jika Anda baru memegang area yang sering dipegang orang banyak. "Jauhi kerumunan juga dan kalau ngantor naik kendaraan umum, lihat-lihat dulu, kalau ramai maka jangan paksa tetap naik," tambah Prof Beri.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.