SIAPA yang masih suka kerokan jika tidak enak badan? Memang, kerokan dipercaya mengobati beberapa penyakit seperti masuk angin atau demam, dan dianggap ampuh bagi beberapa orang.
Beberapa ahli menyebut hal itu hanyalah placebo effect yang ditimbulkan oleh otak kita. Karena itu, ritual kerokan pun berbeda di tiap-tiap orang, ada yang harus memakai bawang merah, minya kayu putih ada juga yang menggunakan balsem, tidak lupa alat yang digunakan harus logam bundar.
Tapi, kerokan terlalu sering pun diklaim bisa menyebabkan angin duduk, atau dalam bahasa medis disebut angina pektoris. Mereka yang menderita angin duduk akan merasa nyeri dada menyerang jantung, dan bisa berujung pada kematian.

Lantas apakah ketika seseorang terkena angin duduk disebabkan kerokan, mitos atau fakta? Ternyata penyebab terjadinya penyakit jantung yang dipicu kerokan hanyalah mitos.
Dilansir dari laman Heart, ada penyebab lain yang menyebabkan dada dan anggota lainnya juga terasa sakit. Hal itu terjadi karena satu atau lebih arteri jantung menyempit atau tersumbat, disebut iskemia.
Memang, angina biasanya menyebabkan tekanan tidak nyaman, menyerang bagian leher, rahang, bahu, punggung, atau lengan. Anda akan merasa kesakitan yang luar biasa. Bahkan bisa terjadi infeksi paru-paru dan juga pembengkakan.