Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Detail Rancangan Busana Ivan Gunawan Kolaborasi Bareng Disney Indonesia

Pradita Ananda , Jurnalis-Jum'at, 21 Mei 2021 |19:36 WIB
Intip Detail Rancangan Busana Ivan Gunawan Kolaborasi Bareng Disney Indonesia
Ivan Gunawan (Foto : Disney Indonesia)
A
A
A

Disney Indonesia menunjuk Ivan Gunawan sebagai satu-satunya desainer asal Indonesia untuk proyek kolaborasi film Cruella. Seperti apa rancangan Ivan Gunawan untuk proyek ini?

Di proyek kolaborasi fesyen film Disney tersebut, Ivan Gunawan spesial merancang dua busana khusus. Dia mengusung dua konsep gaya bertolak belakang, yakni revolusi punk rock di tahun 1970 dan tampilan elegan nan cantik untuk menggambarkan dua tokoh karakter utama, Cruella dan Baroness Von Hellman.

Ivan Gunawan

Dalam gelaran konferensi pers daring, Ivan membocorkan detail konsep desain yang ia rancang dengan mengambil inspirasi tokoh karakter Cruella (Emma Stone) dan Baroness (Emma Thompson).

Baca Juga : Kolaborasi Bareng Disney, Ivan Gunawan Hanya Butuh Seminggu Rancang Dua Busana

Pertama untuk karakter Cruella, Ivan menampilkan busana dengan tema seksi, gothic, dan misterius dalam menggambarkan wujud karakter Cruella yang ekspresif dan berani versi seorang Ivan Gunawan.

“Saya lihat tokoh Cruella ini seksi, gothic dan misterius juga. Sukanya pakai baju nuansa warna merah dan hitam, jadi terinspirasi demikian aku bikin desain blazer cutting hanya sebelah, lalu dikasih ekor, dan ada aksen ruffles dari bahan tulle. Dibantu desainer Rinaldy Yunardi, ada kacamata dengan efek petir,” kata Ivan, dalam konferensi pers virtual, Jumat (21/5/2021).

Ivan Gunawan

Sementara untuk outfit karakter Baroness yang digambarkan sebagai karakter boss lady anggun, cantik, dan menawan. Ivan mempersiapkan look gaun bertabur kristal untuk menampilkan kesan mewah dan glamor. Lengkap dengan aksen pemakain turban sebagai headpiece.

Baca Juga : Penjualan Butik Ivan Gunawan Naik 10% Walaupun Pandemi, Ini Rahasianya!

Dikejar deadline kurang lebih hanya satu minggu, mengerjakan total tiga look yang menggunakan material bahan duchess wedding satin, sintetis dan tulle. Ivan mengungkapkan, tantangan yang paling ingat adalah proses pengerjaan yang rumit karena sebagian ada yang harus dijahit handmade.

“Kalau soal bahan, aku punya stok bahan banyak. Jadi sudah ready, enggak perlu order ke mana- mana, yang mempersulit itu proses pengerjaannya yang rumit. Contohnya tulle 35 meter di bagian lengan, itu aku kerut jahit satu-satu pakai tangan. Ada detail perubahan-perubahan, hanya bisa dikerjain satu hari satu malam,” tutup Ivan.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement