Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketahui Bahaya Kurang Gerak Fisik di Masa Pandemi Covid-19

Antara , Jurnalis-Rabu, 19 Mei 2021 |23:07 WIB
Ketahui Bahaya Kurang Gerak Fisik di Masa Pandemi Covid-19
Ilustrasi gerak fisik. (Foto: Mohamed Hassan/Pixabay)
A
A
A

SELAMA masa pandemi covid-19 ini semua orang diimbau berada di rumah saja. Langkah tersebut untuk mencegah persebaran wabah virus corona. Tapi dengan lebih banyak di rumah, bukan berarti tidak melakukan gerak fisik.

Berkurangnya aktivitas di luar rumah ternyata bisa jadi berdampak pada kesehatan, apalagi jika tubuh terlalu lama kurang gerak fisik.

Baca juga: 3 Tips Jaga Kesehatan Pasca-Dapat Vaksin Covid-19 

Perilaku kurang gerak atau sedentary sendiri sudah ada jauh sebelum pandemi virus corona melanda dunia. Jumlahnya diperkirakan meningkat karena situasi karantina wilayah di berbagai negara, termasuk Indonesia.

"Kalau dilakukan dalam waktu yang lama, waktu yang panjang, bisa menjadi gaya hidup," kata dokter spesialis kedokteran olahraga Sophia Hage, seperti dikutip dari Antara.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

Perilaku kurang gerak atau sedentary merupakan segala kegiatan di luar waktu tidur, yang hanya memerlukan sedikit energi, misalnya duduk dan menonton televisi.

Aktivitas yang tergolong sedentary bahkan menghabiskan energi lebih sedikit dibandingkan aktivitas ringan, seperti berdiri dan jalan kaki.

Baca juga: Cek Fakta: Ledakkan Kasus Covid-19 di Jawa Timur, Madiun Paling Tinggi 

Perilaku kurang gerak ini akan menjadi kebiasaan atau gaya hidup setelah dilakukan selama enam jam atau lebih dalam durasi yang lama.

Pun sedentary lifestyle, juga bisa terjadi pada siapa saja, termasuk orang-orang yang rutin berolahraga setiap hari, jika kegiatannya banyak dihabiskan duduk di depan komputer.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement