Advertisement
Advertisement

Traveling ke Kediri, Cicipi Nasi Pecel Dhoho Legendaris

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 17 Mei 2021 |10:06 WIB
Traveling ke Kediri, Cicipi Nasi Pecel Dhoho Legendaris
Nasi pecel tumpang. (Foto: Avirista/Okezone)
A
A
A

Dirinya mengisahkan, dari penutupan jalan ini para pembeli biasanya hanya datang saat hari sudah berganti, selesai jalanan dibuka. Di Ramadan kemarin dagangannya sempat tertolong oleh para masyarakat yang sahur dengan membeli nasi pecel tumpang buatannya.

"Biasanya dulu jam 8 malam gitu sudah mulai habis. Kalau sekarang nggak mesti, kalau sudah jalannya ditutup ya otomatis nggak ada yang beli, biasanya ditutup dua jam, 9-23.00 WIB ditutup, pukul 00.00 WIB baru buka, baru pembeli bisa masuk sini. Apalagi kalau malam Minggu, kadang tengah malam baru ditutup jalannya. Malam Minggu kemarin (Sabtu 8 Mei 2021), itu sampai jam 3 pagi baru dibuka jalannya, ya nggak ada yang beli," timpal Narto, panggilan akrab suami Tinung.

"Pokok kalau jalannya ditutup sepi mas. Nggak ada yang beli, kalau nggak ditutup ya bisa mencapai 50 persen, bisa dapat Rp 300 ribu (sehari), kalau ditutup ya nggak bisa masuk, dihabiskan setelah itu buka. Masih ketulungan orang sahur, pas hari biasa kayak gini ya susah, nggak ada yang beli jam 12 ke atas sepi," tambah Tinung kembali.

Tinung menceritakan pernah dirinya pernah tak mendapat penghasilan sama sekali imbas adanya penutupan Jalan Dhoho, yang berlangsung sampai dini hari di tanggal yang berbeda.

"Nggak laku sama sekali, dua hari. Barusan toko tutup saya jualan, jalan ditutup sampai pagi sudah tutup lagi.  Nggak laku sama sekali. Kita bisa membaca kalau jalan dibuka, walaupun malam itu ada yang beli dari luar kota, dari kabupaten, itu artinya masih kita terima, jualan kan masih ada pengunjung kita berani untuk dagang, sampai pagi biasanya," bebernya.

Ia berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu supaya aturan ketat yang diterapkan demi menyelamatkan nyawa dan kesehatan banyak warganya bisa selesai.

"Berharap mudah-mudahan Covid ini bisa berkurang, supaya mendapatkan penghasilan usaha yang terbaik juga. Kalau kemarin pun kita buka nggak tenang, karena berapa pun pendapatannya yang penting kita nggak kena (Covid-19). Dibilang sekarang ini memang ada kelonggaran jadi ada pemasukan, sudah bersyukur, kemarin-kemarin penutupan total," tukasnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement