Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada, Menguap Berlebihan Bisa Termasuk Gejala Serangan Jantung

Diana Rafikasari , Jurnalis-Selasa, 11 Mei 2021 |04:04 WIB
Waspada, Menguap Berlebihan Bisa Termasuk Gejala Serangan Jantung
Ilustrasi menguap. (Foto: Sammy Williams/Pixabay)
A
A
A

MENGUAP berlebihan ternyata bisa diidentifikasi sebagai gejala serangan jantung. Jika seseorang mengalami peningkatan menguap yang tidak dapat dijelaskan oleh kurang tidur atau penyebab lainnya, itu bisa menjadi gejala masalah kesehatan yang lebih serius.

Sebagaimana dilaporkan laman Express, masalah medis paling umum terkait peningkatan menguap adalah kurang tidur, insomnia, sleep apnea, narkolepsi, dan banyak obat yang menyebabkan kantuk.

Baca juga: Penderita Hipertensi Tak Mau Pasang Ring Jantung? Terapkan Diet DASH Deh 

Ada beberapa penyakit medis lain yang menyebabkan menguap, termasuk pendarahan di sekitar jantung, tumor otak, multiple sclerosis, stroke, atau bahkan serangan jantung. Tapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa menguap membantu meningkatkan oksigenasi darah dan pendinginan otak.

Ilustrasi serangan jantung. (Foto: Shutterstock)

Pakar kesehatan telah memperingatkan bahwa mereka yang menguap saat berolahraga, terutama di hari yang panas, bisa jadi berisiko terkena serangan jantung. Ini karena mekanisme pendinginan yang ada di dalam tubuh menunjukkan tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat menandakan adanya masalah dengan jantung.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement