Rizal berujar, tidak hanya menjadi sumber makanan, tapi juga sumber pendapatan dari pariwisata. "Mereka sudah memahami dan akhirnya mereka turut menjaga, saya tidak melihat ini jadi satu masalah, tapi tata kelolanya sudah mumpuni."
Sementara itu, dikatakan Rizal, bila hutan sudah bebas deforestasi, maka dampaknya baik untu pariwisata. Di beberpaa desa di Kalimantan Timur misalnya, jika masyarakat diedukasi tentang bahaya deforestasi dan membantu menghidupkan masyarakat hutan dengan sektor pariwisata, desa itu bisa berkembang pesat.
"Mereka menjaga desa itu dan kita membantu promosi desa tersebut untuk pariwisata. Alhasil kepala desa dan segenap masyarakat desa itu berhasil mempromosikan desanya sampai ke wisatawan asing," kata dia.
"Datanglah wisatawan asing dari setahun promosi hanya 20 orang, naik 40-60 orang. Sebelum pandemi bahkan 200 wisatawan asing, mereka merasakan manfaatnya lebih baik, daripada emreka tebang hutan untuk keperluan lain," pungkasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.