Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yuk Rajin-Rajin Memberi Makanan Buka Puasa, Ini Keutamaannya

Novie Fauziah , Jurnalis-Sabtu, 01 Mei 2021 |05:01 WIB
Yuk Rajin-Rajin Memberi Makanan Buka Puasa, Ini Keutamaannya
Ilustrasi buka puasa. (Foto: Freepik)
A
A
A

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Artinya: "Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga." (HR Tirmidzi Nomor 807, Ibnu Majah Nomor 1746, dan Ahmad 5: 192)

Ilustrasi makanan buka puasa. (Foto: Freepik)

Kemudian dalam riwayat lainnya juga disebutkan:

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا. فَقَامَ أَعْرَابِىٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِىَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِمَنْ أَطَابَ الْكَلاَمَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ

Artinya: "Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya." Lantas seorang Arab Badui berdiri sambil berkata, "Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?" Nabi Shallallahu ‘alaihi wassallam menjawab, "Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan sholat pada malam hari di waktu manusia pada tidur." (HR Tirmidzi Nomor 1984)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement