MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengajak masyarakat di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum untuk memperkuat rasa kepedulian.
Terutama di tengah pandemi seperti sekarang ini dengan terus memperkuat penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.
Sandiaga menghadiri peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kemenparekraf, Kamis 29 April 2021.
Dalam sambutannya di acara yang juga dihadiri Ustaz Habiburrahman El Shirazy, Sandi menjelaskan, Nuzulul Quran merupakan malam turunnya Alquran ke muka bumi.
Baca juga: Sandiaga Uno: Indonesia Layak Jadi Tempat Syuting Film Internasional
Peristiwa penting di bulan Ramadan, turunnya firman Allah melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.
Saat itu malaikat Jibril menghampiri dan menurunkan wahyu pertama yakni surat Al-Alaq ayat 1-5 saat nabi sedang bertafakur di Gua Hira.
“Ayat pertama tersebut sungguh indah dan luas maknanya, bahwa kita harus membaca persoalan di sekitar kita. Kita diperintahkan untuk membaca segalanya dengan syarat utamanya menyebut nama Tuhan. Membaca adalah lambang dari segala aktivitas yang dilakukan oleh semua manusia,” kata Sandi dalam siaran pers yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (30/4/2021).
Momentum Nuzulul Quran kata dia, juga dapat dimaknai secara luas. Bahwa umat manusia harus meneladani sifat-sifat dan nilai luhur Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai insan terpilih di muka bumi.