Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Pramugari Harus Senyum ke Penumpang, Naksir?

Violleta Azalea Rayputri , Jurnalis-Rabu, 28 April 2021 |06:06 WIB
Alasan Pramugari Harus Senyum ke Penumpang, Naksir?
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

3. Mengecek orang yang ‘berotot’

Pramugari biasanya telah menandai penumpang yang terlihat mencurigakan dari awal penerbangan. Janice Bridger mengungkapkan bahwa ia sering menandai orang yang terlihat berotot karena jika terjadi sesuatu hal, ia bisa meminta tolong orang tersebut untuk melindunginya.

“Jika saya melihat seseorang yang berotot, bertenaga, kuat, sehat secara fisik, saya menghafal wajahnya dan mencatat di mana mereka duduk. Saya menganggap orang ini perlindungan bagi saya. Jika terjadi serangan pada penerbangan atau pada saya, Orang-orang ini adalah "tujuan" saya. Jika suatu situasi tampaknya membahayakan, saya secara pribadi dan diam-diam akan bertanya kepada salah satu dari orang-orang ini apakah mereka bersedia membantu kami jika perlu. Kami berharap itu tidak pernah terjadi, tetapi kami akan mempersiapkannya jika itu terjadi,” katanya.

4. Mengecek awak kabin lain

 pramugari

Pramugari juga mencoba mencari tahu apakah ada pramugari lain yang ikut bepergian sebagai penumpang. Itu karena orang-orang ini telah diajari bagaimana berperilaku dalam keadaan darurat, memberikan pertolongan pertama, dan bekerja dalam tim. Bantuan mereka akan sangat berguna jika terjadi situasi darurat.

“Mereka adalah sumber yang tak ternilai bagi saya, dan saya ingin tahu siapa mereka dan di mana mereka duduk,” tambahnya.

5. Mengecek penumpang mencurigakan

Janice mengaku bahwa ia sering melihat penumpang yang takut terbang dan membutuhkan kata-kata penghiburan dan dorongan. Selain itu ia juga pernah melihat orang-orang mencoba menyelundupkan hewan peliharaan di dompet atau tas mereka, dan botol minuman keras di tas mereka. Meski minuman keras diperbolehkan selama tetap tertutup, penumpang tidak bisa minum minuman keras milik pribadi di pesawat.

“Dan jika Anda menganggap bahwa saya memiliki waktu sekitar 3-4 detik untuk membuat penumpang merasa disambut dan nyaman, Menilai kondisi mereka ketika di pesawat itu bisa membutuhkan banyak waktu fokus,” pungkasnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement