3. Bersantai di galley
Galley pada dasarnya merupakan dapur pesawat terbang yang digunakan awak kabin untuk menyiapkan makanan, minuman, dan menunjang kebutuhan penumpang lainnya. Selain itu, Galley juga dapat berfungsi sebagai tempat istirahat pramugari ketika sedang tidak bertugas.
“Saat in-flight jika semua tugas telah selesai dan saya sedang tidak melakukan apa pun, ya saya duduk di jump seat, mengobrol, menata galley, bengong atau makan (jika penerbangannya cukup panjang). Jika ingin makan dengan meja, ya harus berdiri dan makan di galley. Jika ingin duduk ya duduklah di jump seat,” tambah Myke Lee.
4. Tidur di tempat tidur khusus
Waktu istirahat pramugari umumnya ditentukan berdasarkan durasi penerbangan. Untuk penerbangan kurang dari 6 jam, biasanya pramugari akan beristirahat di jump seat. Namun apabila penerbangannya lebih dari 6 jam atau sesuai kebijakan maskapai, maka pramugari akan beristirahat di ruangan khusus yang tersembunyi di bagian belakang pesawat. Ruangan ini biasanya tersamarkan dari pandangan penumpang. Pesawat yang digunakan pun lebih besar.
“Dalam ruangan ini, terdapat 8 kasur (bunk bed) yang bisa digunakan oleh 8 pramugari yang akan beristirahat. Umumnya, minimum jumlah kru yang akan ditugaskan dalam penerbangan dengan pesawat B747 adalah 12 orang. Sehingga mereka akan berbagi shift untuk melakukan cabin duty selama penerbangan berlangsung,” kata Elora, yang juga seorang mantan pramugari.
“Jujur, saya sendiri sangat menikmati beristirahat di ruangan ini karena; selain meregangkan kaki di kasur setelah lelah berjam-jam bertugas sungguh membahagiakan,” pungkasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.