CEO Qantas Alan Joyce menggambarkan dimulainya travel bubble trans-Tasman sebagai “hari yang menakjubkan”. Maskapai ini memiliki 630 karyawan yang kembali bekerja hari ini karena rencana tersebut, dengan 16 penerbangan berangkat dari Australia hari ini.
“Penerbangan penuh. Terdapat banyak orang yang akan kembali untuk melihat keluarga,teman, orang-orang yang ingin berlibur," kata Joyce.
Mr Joyce mengatakan dia berharap Selandia Baru akan menjadi yang pertama dari banyak tujuan lain yang akan datang di masa depan. Calon potensial lainnya termasuk Kepulauan Pasifik, Fiji, Taiwan, Korea, dan Jepang.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.