Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Australia dan Singapura Segera Buka Travel Bubble

Natalia Christine , Jurnalis-Selasa, 20 April 2021 |20:00 WIB
Australia dan Singapura Segera Buka <i>Travel Bubble</i>
Perayaan tahun baru 2021 di Kota Sydney, Australia (Reuters/Loren Elliott)
A
A
A

WAKIL Perdana Menteri Australia Michael McCormack mengatakan pemerintahnya sedang berunding dengan Singapura untuk menciptakan lebih banyak gelembung perjalanan bebas karantina atau travel bubble dengan negara-negara yang memiliki risiko rendah terkena COVID-19.

Warga Australia kini dapat melakukan perjalanan dengan bebas ke Selandia Baru untuk pertama kalinya setelah lebih dari setahun. Perjalanan seperti ini bisa saja dilakukan dengan Singapura.

Baca juga: Travel Bubble Australia-Selandia Baru Dibuka, Gak Perlu Karantina Lagi

“Ini menunjukkan kita sedang keluar dari COVID dan kembali ke semacam normalitas. Ini akan menguntungkan kedua negara. Kami mencintai Selandia Baru. Orang Selandia Baru mencintai Australia dan itu hal yang baik,” kata McCormack seperti dilansir dari 9NEWS, Selasa (20/4/2021).

Penerbangan pertama dari Australia ke Selandia Baru dijadwalkan mendarat di Bandara Auckland sekitar pukul 12.10 malam waktu setempat, di mana penyambutan resmi diperkirakan akan berlangsung. Penerbangan JetStar JQ201 dari Sydney lepas landas sekitar pukul 7.40 pagi.

Sedangkan pesawat Air New Zealand pertama akan mendarat di Wellington pada pukul 13.00 waktu setempat, dengan sambutan khusus, termasuk live music yang telah direncanakan.

Baca juga: Kapal Ini Akhirnya Kembali Setelah 18 Bulan Menghindari Corona di Kutub Selatan

Penerbangan pertama dari Selandia Baru mendarat di Bandara Sydney pukul 7:55 pagi.

Terdapat sambutan yang penuh haru saat kedatangan dari Wellington berkumpul kembali dengan orang yang dicintai. Ada 30 penerbangan yang dijadwalkan, dengan total 10.000 penumpang yang terbang di rute trans-Tasman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement