Hal sama diucapkan konsultan senior asal Singapura, Koh Chu Guan. Ia mengatakan ada bakteri yang hidup di mulut sepanjang waktu. Saat bernapas, udara lembap dan bau busuk yang dihasilkan bakteri terperangkap di kain masker. Saat tetesannya mengering, bakteri meninggalkan bau di kain masker.
"Kainnya mungkin tidak masalah. Jika bahannya tipis, maka mungkin memerangkap lebih sedikit udara dan karenanya, pemakainya mungkin kurang menyadari halitosis," kata dia.
Baca juga: 5 Pengobatan Rumahan untuk Atasi Mulut Pahit
Selain itu, Anda bisa menggunakan mulut untuk bernapas saat memakai masker dan itu bisa menyebabkan efek mengeringkan. Mulut yang lebih kering, terutama jika Anda tidak minum cukup air, dapat menyebabkan bau mulut.
"Kondisi diperburuk jika Anda merokok atau mengonsumsi minuman diuretik seperti kopi," tutur Koh.
Baca juga: Mulut Pahit ketika Pagi? Ini Penyebabnya
Guna mengetahui bau mulut atau tidak, lepaskan masker dan bernapaslah sembari menutup hidung dan mulut dengan telapak tangan.
"Bau tidak akan muncul karena masker. Bahkan jika Anda telah melawan halitosis selama ini, memakai masker tidak memperburuknya," pungkasnya.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.