Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suka Terbangun karena Ingin Pipis di Malam Hari? Hati-Hati Poliuria

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 15 April 2021 |20:39 WIB
Suka Terbangun karena Ingin Pipis di Malam Hari? Hati-Hati Poliuria
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SUKA terbangun di malam hari untuk buang air kecil atau pipis? Mungkin kejadian tersebut Anda anggap wajar, tapi coba ingat-ingat apakah Anda banyak minum sebelum tidur?

Jika tidak, bukan tidak mungkin Anda mengalami nokturia. Divisi Metabolik Endokrinologi dan Diabetes Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia, Dyah Purnamasari, mengatakan nokturia terbagi menjadi dua jenis yakni poliuria dan poliuria nokturnal.

Poliuria nokturnal

Jumlah air kemih di malam hari lebih banyak, sementar total air kemih seharian normal menjadi berkurang. Penyebabnya antara lain: gagal jantung, udem ekstremitas bawah, gangguan tidur (OSA), obat-obatan (diuretic), minum terlalu banyak sebelum tidur.

“Penyebab nokturia bisa bermacam-macam. Dari segi urologi bisa jadi karena gangguan saraf, gangguan otot kemih, keganasan kandung kemih dan nokturia poliuria,” terang Dyah.

Pipis

Selain sisi urologi, nokturia juga bisa terjadi dari sisi non-urologi. Beberapa diantaranya melibatkan berbagai penyakit kronis yang mengancam jiwa. Seperti: gagal jantung, diabetes tidak terkontrol, diabetes insipidus, hipoalbumin, henti napas saat tidur, multipel sklerosis, depresi, nyeri kronik, asupan cairan berlebih.

Poliuria

Jumlah air kemih >3 liter/24 jam. Disebabkan karena asupan cairan berlebih, diabetes yang tidak terkontrol, diabetes insipidus atau kelainan hormon pengaturan berkemih di otak.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement