Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berziarah ke Makam Tuanku Imam Bonjol, Ulama Pemberani yang Diasingkan Belanda

Subhan Sabu , Jurnalis-Kamis, 15 April 2021 |17:45 WIB
Berziarah ke Makam Tuanku Imam Bonjol, Ulama Pemberani yang Diasingkan Belanda
Makam Tuanku Imam Bonjol di Desa Lotta, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Okezone.com/Subhan Sabu)
A
A
A

Di samping kiri dan kanan makam terdapat rumah-rumah yang didiami oleh keturunan dari Apolos Minggu. Mendekati bulan Ramadan, makam ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang untuk berziarah.

Sayangnya makam ini kata Abdul Muthalib kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Untuk pemeliharaan makam sendiri katanya selain diambil dari sumbangan dari setiap pengunjung yang datang dia meminta bantuan berupa proposal baik secara pribadi maupun instansi.

 Ilustrasi

"Perawatan kami andalkan kotak bantuan sumbangan dari para peziarah, itu untuk operasional sehari-hari termasuk lampu dan perbaikan-perbaikan kecil, tapi kalau sudah punya anggaran yang besar, kami minta bantuan melalui proposal baik secara pribadi, swasta maupun BUMN. Kalau dari pemerintag sendiri melalui cagar budaya itu satu juta perbulan," tutur Abdul Muthalib.

Untuk menuju ke makam Tuanku Imam Bonjol sangatlah mudah, sekitar 30 menit perjalanan dari kota Manado, menuju ke jalan raya Tomohon, Setelah menempuh jarak sekira 9 km akan menenui gapura bertuliskan Makam Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol di sebelah kiri jalan, sekitar 1 km dari gapura tersebut kita akan menemukan lokasi makam Tuanku Imam Bonjol yang berada di sisi kiri jalan.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement