8. Bedug Raksasa
Di Masjid Istiqlal terdapat bedug raksasa. Bedug tersebut diletakkan di atas penyangga setinggi 3,80 meter, panjangnya 3,45 meter, dan lebarnya 3,40 meter. Bahan pembuatan penyangga itu adalah kayu jati dari hutan Randu Blatung di Jawa Tengah.
Berat bedug adalah 2,3 ton. Bagian depannya berdiameter 2 meter dan 1,7 meter pada bagian belakang. Bedug itu terbuat dari kayu meranti merah dari pohon berusia 300 tahun di hutan di Kalimantan Timur.
9. Tampilan Baru Setelah Renovasi
Setelah 42 tahun berdiri, Masjid Istiqlal akhirnya direnovasi pada 2020 dan selesai pada Januari 2021. Kini, masjid terbesar se-Asia Tenggara ini menggunakan teknologi smart lightning dengan 3.600 titik lampu di ruang sholat utama.
Cahaya lampunya mampu menerangi ruangan tapi tetap terasa teduh. Pencahayaan kubah dalam memakai teknologi dynamic white yang bisa berubah warna setiap hari, sedangkan tampilan luar kubah mengimitasi warna cahaya bulan yang diatur dengan komputer.
Halaman masjid telah dipasang keramik berwarna krem. Seluruh tiang penyangganya dilapisi besi lengkap dengan kipas angin. Langit-langit masjid juga ditambahkan hiasan gambar bola besar berwarna biru.
Selain itu, dibangun juga sebuah terowongan di kawasan Masjid Istiqlal. Lorong yang bernama Terowongan Silaturahmi tersebut berlokasi di halaman depan pintu Al Fattah.
Uniknya, terowongan ini menyambungkan dua titik, yakni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, yang berada di sisi timurnya. Pembangunan terowongan ini menjadi contoh penerapan nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan kebersamaan antar umat beragama.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.