Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belum Baligh, Dokter Minta Orangtua Jangan Paksa Anak Puasa

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 12 April 2021 |14:11 WIB
Belum Baligh, Dokter Minta Orangtua Jangan Paksa Anak Puasa
Puasa (Foto: The Conversation)
A
A
A

"Orangtua pun jangan membanding-bandingkan anak sendiri dengan anak orang lain atau juga anak kandung lainnya. Sebab, setiap anak punya karakternya sendiri dan tak bisa disamakan," ungkapnya.

Namun Prof Aryono mengatakan bahwa ketika si anak yang belum baligh memang mau atas keputusannya sendiri untuk berpuasa 'full', ya, ini tidak masalah. Asalkan memang si anak yang mau bukan tanpa alasan apapun.

"Enggak bisa dipungkiri juga banyak anak-anak yang masih berusia 8 tahun misalnya, mereka sudah kuat puasa seperti orang dewasa. Kalau memang itu atas dasar kemauannya sendiri, orangtua harus mendukungnya selagi memperhatikan kondisi kesehatannya. Jika terlihat ada penurunan kondisi kesehatan, ditandai dengan urin berwarna kuning pekat atau sampai coklat, maka jangan diteruskan puasanya," papar Prof Ari.

Jadi, ketika ditanya kapan waktu yang tepat buat si anak mulai belajar puasa Ramadhan?

"Ya, sejak usia sekolah yaitu 6-10 tahun. Kalau lebih muda misalnya usia di bawah 5 tahun, ada baiknya dikenalkan makna Ramadhan yang lain karena begitu banyak hal yang baik di bulan suci ini," tambahnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement