SEIRING meningkatnya angka kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Indonesia, terkhusus Bali, pemerintah saat ini berencana akan menggunakan GeNose C19 di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten.
Hal tersebut disampaikan secara gamblang oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, saat memberikan Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (12/4/2021).
"Kami dapat laporan waktu awal bertugas pada januari lalu, kunjungan ke Bali ada di angka 2.000-2.500 wisatawan per hari. Belakangan, angka wisnus ke Bali (kedatangan penumpang dimestik) berada di angka 5.000-7.500 orang. Bahkan, waktu libur paskah kemarin sampai 8.000-9.000 per hari," terang Sandiaga.
Baca juga: Layanan Tes GeNose C19 di 4 Bandara Ini, Tarifnya Rp40 Ribuan
Lebih lanjut Sandiaga menjelaskan, ini secara tidak langsung menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan wisatawan dalam bepergian.
Penggunaan GeNose C19 pun digadang-gadang menjadi alternatif terbaik, karena dinilai lebih praktis dan terjangkau ketimbang antigen.

Seperti diketahui, GeNose C19 merupakan alat pendeteksi Covid-19 berbasis embusan napas. Alat pendeteksi tersebut telah diaplikasikan di beberapa stasiun kereta di Jakarta dan Bandara Ngurah Rai di Bali.
Dari segi harga, GeNose memang relatif terjangkau yakni, biaya Rp40 ribu per orang. Durasi pemeriksaan pun hanya membutuhkan waktu sekira 15-30 menit.