Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mudik Dilarang, Sandiaga Uno: Saatnya Dukung Ekonomi Kreatif Tanah Air

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 09 April 2021 |12:12 WIB
Mudik Dilarang, Sandiaga Uno: Saatnya Dukung Ekonomi Kreatif Tanah Air
Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: Humas Kemenparekraf)
A
A
A

MASYARAKAT dilarang Mudik saat Lebaran 2021. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta masyarakat mematuhi larangan mudik sebagai upaya menekan penularan Covid-19.

Sandi menjelaskan, guna mengantisipasi dampak yang dirasakan oleh pelaku pariwisata, maka perlu ada upaya serta langkah adaptasi untuk terciptanya kekebalan kelompok sehingga sektor pariwisata segera pulih dan bangkit kembali.

“Kebijakan larangan mudik Lebaran ini akan memberikan kita kepastian dalam penanganan Covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi."

Baca Juga: 5 Pantai Romantis di Bali Buat Honeymoon, Atta-Aurel Pilih yang Mana?

"Bagi yang tidak bisa mudik karena adanya larangan ini, mereka bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mendukung sektor ekonomi kreatif tanah air,” katanya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima MNC Portal, Jumat (9/4/2021).

 sandi

Sandi juga mendorong agar masyarakat tetap bisa bersilaturahmi dengan memanfaatkan teknologi dan memberdayakan produk-produk ekonomi kreatif. Ia melibatkan anak muda untuk berkreasi, beradaptasi dengan teknologi, serta menghasilkan karya kreatif.

“Saya juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan teknologi saat bersilaturahmi dengan kerabatnya, sebagai alternatif karena tidak bisa mudik Lebaran. Bisa juga dengan membeli produk-produk kreatif lokal sebagai hantaran Lebaran yang dikirimkan melalui platform digital. Dengan demikian pelaku ekraf kita juga mendapatkan manfaat positif," ujarnya.

Selain itu, Kemenparekraf bersama dengan Kementerian Kesehatan terus berupaya untuk memberikan hak kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mendapatkan vaksin sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami berharap para pelaku parekraf bisa divaksin sebelum Juni 2021. Di Bali misalnya hingga 7 April total sudah 163.901 pelaku parekraf yang divaksin. Namun sama pentingnya dengan vaksinasi, para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE),” katanya.

Selain itu untuk mempercepat pemulihan sektor parekraf, saat ini sudah ada 5.863 usaha pariwisata tersertifikasi CHSE dari 34 provinsi dan 357 kabupaten/kota. Kemenparekraf berkomitmen untuk membantu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terkait sertifikasi CHSE sehingga kepercayaan masyarakat pada sektor ini dapat meningkat.

"Dengan adanya kerja sama yang baik antar berbagai pihak, pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia dapat berjalan lebih cepat. Misal di Bali sudah ada 976 usaha pariwisata yang mendapat sertifikasi CHSE, yang terdiri dari 528 hotel, 178 restoran, 215 akomodasi pariwisata, 1 operator rafting, 11 operator selam, dan 2 lapangan golf,” kata Sandi.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement