Hal tersebut tak boleh dibiarkan, tegas dr Dicky, karena irama denyut jantung yang tidak normal membuat fungsi jantung sebagai pemompa darah ke seluruh tubuh terganggu.
Baca Juga : 6 Gaya Cupi Cupita Pakai Kaos Ketat Bikin Netizen Keringetan
Dokter Dicky coba menjelaskan lebih detail mengenai kondisi denyut jantung yang terlalu lambat atau brakikardia. Kondisi tersebut menurutnya perlu diwaspadai karena membuat tubuh tidak memperoleh darah yang cukup sehingga mengakibatkan beberapa masalah kesehatan.
Ya, denyut jantung yang terlalu lambat dapat mengakibatkan seseorang mudah mengalami kelelahan, mudah pingsan, atau berkunang-kunang, bernapas pendek-pendek, serta mengalami kerusakan organ vital yang pada akhirnya dapat menuju kematian.
"Pada kasus ekstrem, kelainan tersebut juga bisa menimbulkan stroke, yakni ketika suplai darah ke otak kurang dalam jangka tertentu sehingga menyebabkan matinya sel-sel otak," tambahnya.
(Helmi Ade Saputra)