Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selama Pandemi, Data Pelaporan Kasus Tuberkulosis di Indonesia Menurun

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 24 Maret 2021 |13:08 WIB
Selama Pandemi, Data Pelaporan Kasus Tuberkulosis di Indonesia Menurun
Ilustrasi gejala tuberkulosis. (Foto: Drobotdean/Freepik)
A
A
A

SELAMA pandemi, masyarakat hanya fokus terhadap covid-19 dan mengabaikan penyakit menular lainnya. Ini dibuktikan dengan menurunnya data pelaporan kasus tuberkulosis (TB) di Indonesia. kondisi tersebut membuktikan kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri.

Menyambut Hari Tuberkulosis Sedunia yang diperingati setiap 24 Maret, dokter spesialis paru Erlina Burhan menjelaskan bahwa terdapat banyak hal yang bisa diambil selama masa pandemi covid-19. Momentum pandemi ini harusnya bisa ditingkatkan untuk memperoleh temuan kasus TB.

Baca juga: Dokter: Sulit Mendeteksi Tuberkulosis pada Anak, tapi Bisa Diobati 

"Sebab para petugas TB saat ini juga mendapat beban tambahan yakni tracing dan testing. Dua hal yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk tuberkulois (TB). Tracing untuk covid-19 itu bisa digunakan untuk investigasi kontak menemukan kasus di rumah-rumah dan masyarakat," terang dr Erlina dalam acara virtual 'Puncak Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia', Rabu (24/3/2021).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement