Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Herman Lantang Sahabat Soe Hok Gie Meninggal Dunia

MNC Portal , Jurnalis-Senin, 22 Maret 2021 |08:52 WIB
Herman Lantang Sahabat Soe Hok Gie Meninggal Dunia
Ilustrasi karangan bunga dukacita. (Foto: Okezone)
A
A
A

Tidak puas sampai di situ, Herman Lantang mulai melirik perguruan tinggi yang menurutnya akan memberikan sistem pendidikan terbaik. Saat itu di tahun 1960, melalui segudang tes yang cukup rumit, ia pun berhasil diterima di Jurusan Antropologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia yang banyak berkutat dengan kebudayaan dan perilaku manusia sejak mulanya.

Melalui jurusan ini pula ia sempat melakukan penelitian mendalam terhadap perilaku suku terasing Suku Dhani di Papua pada 1972 yang mengantarkannya mencapai gelar sarjana penuh.

Baca juga: Manfaat Jambu Biji, Atasi Kram Perut Menstruasi hingga Sehatkan Jantung 

Selama menjadi mahasiswa, pribadi yang tangguh dengan ideologi sosialisnya mulai terbentuk. Melihat banyak rekan-rekan seangkatannya yang lebih memilih jalur politik praktis untuk mencapai kemapanan. Ia dan rekan lainnya malah memilih alam sebagai media pengembangan diri.

Menurutnya, hanya di alam manusia bisa mengenal karakter masing-masing yang sebenarnya. Tidak ada yang tersembunyi. Di alam pula manusia bisa memupuk rasa solidaritas dan kecintaan terhadap ciptaan Tuhan yang bisa dinikmati.

"Politik t** kucing," begitu tutur Herman Lantang ketika senat mahasiswa tidak menjadi sesuatu seperti harapan Soe Hok Gie serta kawan-kawannya yang lebih memilih menikmati film dan naik gunung bukan serta-merta mengidentifikasi dirinya dalam organisasi mahasiswa tertentu di dalam kampus.

Dalam jurnal harian Soe yang kemudian dibukukan dan dicetak oleh LP3ES "Catatan Seorang Demonstran", Gie juga menulis bahwa politik itu kotor.

Baca juga: 7 Cara Sederhana Jaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19 

Kemudian ketika tak lagi berkegiatan di dalam kampus, jiwa petualangan pula yang membuat Herman bisa diterima di beberapa perusahaan pengeboran minyak ternama, seperti: Oil Field all part of Indonesia, East Malaysia Egypt dan Australia East Texas USA. Di perusahaan tersebut ia lebih terkenal sebagai Mud Doctor, yang menangani masalah lumpur - lumpur dalam pengeboran minyak bumi. Sebuah pekerjaan yang memang sangat jauh dari disiplin ilmu yang dulunya hanya Fakultas Sastra.

Namun untuk profesi barunya itu, ia tidak main-main. Herman bahkan sempat mengecam pendidikan singkat di Houston Texas pada 1974 mengambil studi tentang "Mud School".

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement