Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vaksin Covid-19 Sinovac Kedaluwarsa 25 Maret, Apa Akibatnya Jika Tetap Dipakai?

Pradita Ananda , Jurnalis-Senin, 15 Maret 2021 |16:34 WIB
Vaksin Covid-19 Sinovac Kedaluwarsa 25 Maret, Apa Akibatnya Jika Tetap Dipakai?
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
A
A
A

VAKSIN Covid-19 Sinovac asal China dikabarkan akan kedaluwarsa dalam waktu kurang dari dua minggu lagi. Vaksin Covid-19 tersebut, akan memasuki masa kedaluwarsa pada 25 Maret ini.

Ketua Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran Bandung (Unpad), Professor Kusnandi Rusmil, mengatakan masa tahan dari vaksin Sinovac ini berjangka kurang dari 2 tahun setelah produksi. Oleh karena itu, vaksin Sinovac dari batch pertama yang datang ke Indonesia segera memasuki masa kedaluwarsa.

Lalu apa dampaknya jika seseorang sampai menerima vaksin Covid-19 yang sudah expired atau kedaluwarsa?

Jangan panik dulu, sebab seperti dikatakan Dr. Steve Threlkeld, dokter spesialis penyakit menular Baptist Hospital, menerima vaksin Covid-19 yang sudah kedaluwarsa kemungkinan bukanlah sesuatu yang membahayakan.

“Kemungkinan akan aman, tidak ada bahaya atau efek samping dari vaksin yang sudah kedaluwarsa,” ujar Dr. Steve, dikutip WMC Action News 5, Senin (15/3/2021).

Jika dari sisi efek samping disebutkan kemungkinan tidak berbahaya, lalu bagaimana dengan efektivitasnya? Apakah vaksin yang sudah kedaluwarsa tersebut artinya menjadi kurang efektif dalam memberikan proteksi terhadap Covid-19?

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement