Dia kini menetap di Mussomeli, sebuah kota dengan 11.000 penduduk di Pulau Sisilia. Setelah mengunjungi tiga kali dan melihat 25 properti, McCubbin menemukan rumah idamannya.
Proses mendapatkan rumah itu ia anggap mudah dan mengatakan bahwa kota itu sangat menyambut semua pembeli rumah senilai € 1. “Mereka tahu bahwa kami membantu menghidupkan kembali kota ini,” katanya.
Meskipun rencana awalnya adalah untuk tinggal paruh waktu di Sisilia, McCubbin, yang berasal dari Australia, memutuskan untuk mengambil jalan lain saat aturan Brexit semakin dekat dan ia mencari tempat tinggal di Italia sebelum akhir masa transisi.
“Saya tahu Italia memiliki tantangannya juga, tetapi ada rasa kebersamaan yang besar di sini, terutama di Sisilia di mana orang-orang telah berjuang untuk waktu yang lama,” ucapnya.
Tidak mengenal siapa pun di kota itu, dan hanya dengan bahasa Italia dasar, McCubbin menggambarkannya sebagai risiko untuk meninggalkan London.
Ia juga menggalang dana untuk proyek tersebut, yang bertujuan untuk membantu orang-orang yang rentan sambil memberikan kesempatan bagi koki muda dari seluruh dunia. Sejauh ini, ia telah mengumpulkan dana sebensar £ 22.000 atau sekira Rp442 juta.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.