Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lansia Sudah Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis, Boleh Lepas Masker?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 09 Maret 2021 |11:15 WIB
Lansia Sudah Vaksinasi Covid-19 Dua Dosis, Boleh Lepas Masker?
Ilustrasi (Foto : Freepik)
A
A
A

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat baru saja mengeluarkan pedoman untuk para lansia yang sudah mendapat dua dosis vaksinasi Covid-19.

"Lansia dapat berkumpul dengan anggota keluarga lain yang belum pernah terinfeksi Covid-19 selama orang-orang itu tidak berisiko tinggi terpapar Covid-19," lapor CDC, dikutip dari New York Post.

Isi pedoman lainnya adalah lansia boleh melepas masker dan tidak mempertimbangkan jarak sosial saat bertemu dengan anggota keluarga yang sudah divaksin. Tidak hanya itu, lansia juga boleh memeluk cucu mereka tanpa menggunakan masker.

Lansia

"Jika kakek nenek sudah divaksinasi, mereka dapat mengunjungi keluarga dan cucu mereka meski mereka belum divaksin selama cucu tidak berisiko terkena penyakit parah," terang dr Rochelle Walensky, Kepala CDC.

CDC menambahkan, orang yang sudah divaksin dua dosis dapat mulai melonggarkan protokol kesehatan sekitar dua minggu setelah suntikan kedua diberikan.

Baca Juga : 5 Gaya Wulan Guritno Pakai Bikini Bikin Gagal Fokus, Cantiknya Awet!

Baca Juga : 5 Gaya Maria Vania Pakai Kaos Ketat Banjir Gombalan Netizen

Panduan ini pun menjelaskan, mereka yang telah menerima suntikan penuh dapat berkumpul di ruangan dengan orang lain yang sudah divaksin tanpa menggunakan masker. Namun, dengan catatan, pertemuan dilakukan secara terbatas.

"Artinya, jika Anda dan keluarga sudah divaksin penuh, Anda bisa makan malam bersama tanpa menjauhkan diri. Anda juga dapat mengunjungi kakek nenek yang sudah divaksin jika sudah mendapat dua dosis vaksin," tambah CDC.

Hal menarik yang diterangkan CDC dalam laporan ini adalah pernyataan, jika orang yang divaksinasi terpapar virus, mereka tidak perlu dikarantina atau menjalani tes Covid-19 selama mereka tidak menunjukkan gejala.

Meski begitu, CDC tetap tegas bahwa lembaganya belum merekomendasikan perjalanan jauh yang tidak penting bagi mereka yang sudah divaksinasi. Hal ini berkaitan dengan semakin banyaknya mutasi corona di negara-negara luar.

"Kami tahu bahwa banyak varian virus telah ditemukan dari berbagai negara dan kami tahu bahwa koridor perjalanan adalah tempat di mana orang banyak berbaur," tegas Walensky.

Karena itu, CDC dengan tegas untuk mengingatkan orang yang sudah divaksin agar tidak melakukan perjalanan pada periode waktu saat ini dan pihaknya berharap rangkaian panduan berikutnya akan memiliki lebih banyak informasi ilmu pengetahuan tentang apa yang dapat dilakukan orang yang sudah divaksinasi, termasuk soal traveling.

"Apa yang kami informasikan ini adalah langkah pertama yang penting. Ini bukan akhir tujuan karena akan ada panduan lanjutan karena ilmu pengetahuan terus berjalan," pungkas Walensky.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement