Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Bukit Menawan di Sumba bak Kepingan Surga

Fatha Annisa , Jurnalis-Rabu, 10 Maret 2021 |09:00 WIB
7 Bukit Menawan di Sumba bak Kepingan Surga
Bukit Mondu di Sumba Timur, NTT (Instagram @felgra_photography)
A
A
A

5. Bukit Tanarara

Bukit Tanarara memiliki keunikan yang tidak ditemukan di bukit-bukit di Sumba lainnya. Meskipun secara lanskap hampir serupa, terdapat corak garis-garis di sekeliling bukit layaknya yang ada di Grand Canyon. Garis tersebut akan berubah warna sesuai dengan musim. Hal tersebut terbentuk dari karang-karang yang ada di perbukitan.

Tanarara bermakna tanah yang merah. Julukan tersebut diyakini muncul karena tanah yang ada di sekitar bukit merupakan tanah merah atau tanah liat. Tanarara adalah lokasi yang tepat untuk menikmati keindahan alam Sumba secara lengkap.

ilustrasi

Bukit Tanarara Sumba (Instagram @paulusbethavany)

Panorama matahari terbit dan tenggelam bisa didapat dari puncak Tanarara. Banyak pula lokasi indah yang cocok untuk berfoto. Tidak hanya berlatar belakang perbukitan, kontur jalan dan pembangkit listrik tenaga angin di sini layak menjadi latar belakang foto-foto Anda.

6. Bukit Hiliwuku

Bukit lain yang banyak direkomendasi oleh pecinta jalan-jalan adalah Bukit Hiliwuku. Tidak jauh berbeda dengan Bukit Tenau, bukit ini tergolong masih sepi.

Namun, itulah nilai plusnya. Suasana tenang dan embus angin yang sejuk tentunya jadi hal yang dicari-cari wisatawan karena suasana seperti itu tidak bisa ditemukan di kota tempat mereka menjalankan rutinitas harian.

Untuk mencapai bukit Hiliwuku butuh waktu sekitar 40 menit perjalanan darat dari Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, dan berjarak sekitar 35 kilometer ke arah timur dari pusat Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur yakni kota Waingapu.

Letak Bukit Hiliwuku tidak terlalu jauh dari jalan utama, jadi pengunjung tidak akan kesulitan untuk menemukannya.

ilustrasi

7. Bukit Mauliru

Puncak Bukit Mauliru kerap kali dijadikan spot favorit untuk menyaksikan matahari terbenam. Dari balik punggung bukit semenanjung Sasar, Anda dapat melihat matahari perlahan tenggelam dan mengubah warna langit yang semula biru jadi jingga.

Hamparan padang savana yang membentang dengan bukit-bukit kecil di sekitarnya membuat pemandangan jadi berkali lipat lebih menawan.

Selain itu, pengunjung juga dapat melihat hamparan persawahan milik para petani di Mauliru. Dari puncak bukitnya terlihat jelas petak-petak sawah terjejer rapid an terhias pohon lontar serta kelapa yang semakin membuat siapa saja yang lihat terpukau.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement