Perusahaan pelayaran di Amerika telah membatalkan perjalanan yang direncanakan karena mereka bekerja untuk memenuhi persyaratan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit untuk protokol keamanan virus corona.
Namun, pelayaran ke Alaska dan New England menghadapi rintangan lain karena Kanada telah melarang kapal pesiar dari pelabuhannya hingga Februari mendatang.
Beberapa merek kapal pesiar yang dimiliki oleh Carnival Corp., yang juga memiliki Princess, telah memperpanjang penangguhannya sendiri hingga Juni, seperti halnya perusahaan pelayaran besar lainnya.
Namun ada juga beberapa kapal pesiar yang bersiap untuk berlayar kembali. AIDA, merek Carnival Corp. Jerman, dan merek Italia, Costa, akan melanjutkan layanan terbatas bulan ini.
Royal Caribbean pun baru saja mengumumkan pelayaran "divaksinasi penuh" pertamanya di Israel, yang dijadwalkan untuk musim semi ini.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.