INDONESIA memang telah mengembangkan alat tes Covid-19 bernama GeNose C19. Alat ini, merupakan pengembangan dari Universitas Gajah Mada (UGM).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, GeNose memang menjadi salah satu solusi untuk melakukan screening awal. Sayangnya, alat ini tidak bisa digunakan untuk diagnosis medis.
Meski demikian, melihat potensi untuk screening awal sangat memungkin dan harganya yang murah untuk tes Covid-19, memang GeNose seharusnya menjadi alat untuk diagnosis medis. Oleh karenanya, Menkes pun akan mencoba mengajukan ke WHO.
"Kita akan tes di Balitbankes untuk bisa diajukan ke WHO, karena untuk medis harus ada persetujuan WHO. Mudah-mudahan bisa disetujui," jelas dia seperti dilansir dari Youtube DPR RI.