Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akui Dulu Salah Langkah, Menkes Budi Minta Tak Panik Jika Angka Covid-19 Naik Tinggi

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 10 Februari 2021 |12:13 WIB
Akui Dulu Salah Langkah, Menkes Budi Minta Tak Panik Jika Angka Covid-19 Naik Tinggi
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

TES Covid-19 di Indonesia dianggap masih belum memadai, jika menilik dari jumlah pasien positif Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah pun berencana meningkatkan jumlah tracing Covid-19.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, anggaran Kemenkes untuk penanganan pandemi Covid-19 tahun 2021 ini akan lebih ditingkatkan untuk tracing (melacak), dan testing (pemeriksaan) sebagai strategi penanganan pandemi Covid-19 dari sisi hulu.

“Sebab kalau sudah sakit, biayanya jadi lebih tinggi, penderitaannya juga lebih tinggi, dan tekanan kepada tenagah kesehatan juga jadi lebih tinggi,” papar Menkes Budi, dalam gelaran Rapat Kerja Komisi IX, dikutip dari akun channel Youtube DPR RI.

Mengikuti saran dari para epidemiolog, Menkes Budi menegaskan tahun ini Kemenkes akan melakukan testing secara agresif dengan tujuan agar bisa mengidentifikasi kasus secepat mungkin dan mengisolasi yang sakit secepat mungkin.

Menggelar testing secara agresif, metode swab antigen yang bisa mengeluarkan hasil tes dalam waktu cepat akan dipilih dalam strategi ini. Menkes Budi memperingatkan, semakin banyak tes yang digelar, maka akan semakin banyak orang positif yang terlihat dan membuat catatan angka kasus positif di Indonesia naik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement