Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KPCPEN Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen, Ini Kriterianya

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 09 Februari 2021 |13:19 WIB
KPCPEN Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen, Ini Kriterianya
Pandemi Covid-19 (Foto: Oddity)
A
A
A

Kasus positif Covid-19 terus mengalami peningkatan setiap harinya. Meski sudah ada vaksinasi, namun namun laju penularan Covid-19 masih belum dapat terkontrol dengan baik. Alhasil rumah sakit dan para tenaga medis (nakes) harus bekerja keras menangani para pasien.

Salah satu pengobatan yang disebut efektif untuk membantu menyembuhkan Covid-19 adalah terapi plasma konvalesen. Melalui unggahan akun Instagram Komite Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (KPCPEN), mengajak para penyintas Covid-19 untuk berdonor plasma konvalesen.

penyintas Covid-19

“Pengobatan Covid-19 masih terus dikembangkan. Salah satunya dengan terapi plasma konvalesen (convalescent). Terapi ini dilakukan dengan memberikan plasma, yaitu bagian dari darah yang mengandung antibodi dari orang yang telah sembuh dari Covid-19,” tulis unggahan itu.

KPCPEN berharap para penyintas Covid-19 dapat mendonorkan plasmanya sebab, satu tetes plasma yang didonorkan dapat membantu menyelamatkan kehidupan. Bagi masyarakat yang berminat mendonor plasma konvalesen dapat mendaftarkan diri di: http://plasmakonvalesen.covid19.go.id.

Adapun kriteria calon pendonor plasma konvalesen adalah sebagai berikut:

1. Ada riwayat konfirmasi positif Covid-19 dalam tiga bulan terakhir.

2. Pendonor sehat dan tidak punya penyakit kronik menular via darah seperti hepatitis, dan lainnya.

3. Diutamakan usia 18-60 tahun.

4. Sudah dinyatakan bebas Covid-19(negatif) atau telah sembuh minimal selama 14 hari.

5. Diutamakan laki-laki.

6. Untuk perempuan, belum pernah hamil.

7. Berat badan minimal 55 kg.

8. Bersedia menandatangani informed consent (persetujuan donor).

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement