Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Museum TNI AD Tetap Bisa Dikunjungi Masyarakat Meski Pandemi Covid-19

Antara , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2021 |04:31 WIB
Museum TNI AD Tetap Bisa Dikunjungi Masyarakat Meski Pandemi Covid-19
Museum TNI AD Dharma Wiratama (Foto: Instagram/@museumtniad)
A
A
A

MUSEUM Pusat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Dharma Wiratama tetap bisa dikunjungi masyarakat yang hendak berekreasi seklipun masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Kepala Museum Pusat TNI AD, Kapten Caj (K) Yanti Murdiani mengungkapkan, museum telah memberlakukan protokol kesehatan ketat, dari mengatur jumlah kunjungan hingga pembersihan museum menggunakan desinfektan secara rutin.

Baca juga: Museum Bubakan Akan Sajikan Suasana Semarang Zaman Dulu Lewat Teknologi

"Saya berharap mungkin untuk masyarakat Indonesia bisa berkunjung ke sini langsung, kita buka setiap hari kecuali hari Senin atau hari libur nasional. Kita tidak berbayar," kata dia.

Museum Pusat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Dharma Wiratama diresmikan sejak 30 Agustus 1982.

Pengoperasiannya berada di bawah Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad) dan dikelola oleh Badan Pelaksana Museum dan Monumen Pusat yang saat ini berada di bawah kepemimpinan Kolonel Inf Andi Muhammad Suryadarman.

Pada 1904 gedung ini dibangun saat masa pemerintahan Hindia Belanda kemudian sekitar 1945 sampai dengan 1948 Museum Dharma Wiratama dijadikan Markas Besar Tertinggi Tentara Keamanan Rakyat di bawah kepemimpinan Jenderal Soedirman.

Pada 2018 museum mengubah tata pamer koleksi kemudian dilengkapi dengan dukungan teknologi terkini dan pencahayaan menarik, tampilan instalasi weapon box merupakan salah satu master piece yang dimiliki Museum TNI AD Dharma Wiratama saat ini.

“Koleksi yang dimiliki secara keseluruhan itu 4.302 unit yang terdiri dari 2 jenis, yaitu koleksi senjata dan non senjata, untuk senjatanya sendiri jumlahnya 1.120 unit dan 3.182 unit non senjata. Untuk weapon box itu kurang lebih terdapat 800 unit dari berbagai jenis senjata,” tuturnya.

Tak hanya mendapat dukungan dari internal TNI Angkatan Darat, lanjut Yanti, dukungan juga datang dari Dinas Kebudayaan Provinsi DI Yogyakarta. Disbud DI Yogyakarta memberi bantuan perlengkapan dan peralatan hingga tenaga edukator yang membantu pemanduan museum.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement