Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Ucapkan Kalimat Ini di Pesawat, Akibatnya Bisa Fatal

Violleta Azalea Rayputri , Jurnalis-Minggu, 31 Januari 2021 |16:05 WIB
Jangan Ucapkan Kalimat Ini di Pesawat, Akibatnya Bisa Fatal
Kapten Vincent Raditya (Foto: YouTube/Vincent Raditya)
A
A
A

Setelah pria itu mengucap kata 'bom', pramugari langsung menginformasikan kepada pilot di ruang kokpit mengenai hal tersebut. Sebagai seorang awak kabin, ketika mendengar adanya bomb threat, ia harus menganggapnya serius sekalipun niatnya hanya bercanda.

“Saya tidak mau membahayakan seluruh orang yang ada di dalam pesawat ini meskipun saya percaya dia cuma bercanda. Apabila saya terbangkan pesawat ini dan ternyata memang itu bom, saya bisa mencelakakan begitu banyak orang,” tuturnya.

Baca juga: Pesawatnya Mendarat Darurat di Boyolali, Ini Penjelasan Batik Air

Ketika ada ancaman seperti itu, ada berbagai prosedur yang harus dilakukan yaitu mengecek seisi pesawat baik dalam kabin maupun di luar pesawat. Rangkaian prosedur itu lantas mambuat pesawat mengalami keterlambatan penerbangan alias delay. Setelah terus dicari, benda yang disebut bom oleh pria paruh baya tadi tidak terbukti.

Alhasil, petugas keamanan langsung mengamankan pria itu dan dibawa ke pihak berwajib untuk diinterogasi. Saat ditanya apa motifnya, pria itu hanya berlasan jika tidak ingin pindah tempat duduk, sehingga ia mengucapkan kata-kata tak pantas itu.

Kapten Vincent lantas berpesan agar jangan menjadikan bom sebagai bahan guyonan atau candaan baik di sekitar area bandara terlebih di dalam pesawat. Sebab, hal itu akan menimbulkan kepanikan bahkan mengancam keselamatan bagi orang lain. Tak hanya itu, konsekuensi bagi pelakunya pun bakal terjerat pidana.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement