“Captain Afwan salah satu captain terbaik yang pernah saya kenal. Tidak pernah rewel walaupun pesawat ada rusak dia bilang ke teknik dengan baik dan sabar, dermawan banget lagi orangnya dan selalu identik dengan kopiah putihnya. Safeflight to jannah capt,” tulisnya.
Rizki mengaku pernah bekerja dengan Kapten Afwan selama kurang lebih 3,5 tahun. Ia mengaku bekerja sebagai teknisi pesawat di Sriwijaya Airlines.
“Semasa saya bekerja bersama beliau banyak orang yang terinspirasi dengan beliau. Kalau ada porter, ramp, FOO tahu Capt Afwan mau landing di Surabaya selalu respect (menghormati) dengan beliau,” kata dia.
“Beliau sosok pilot yang baik penyabar, saat pesawat terkendala pun beliau tidak pernah marah selalu disambut dengan senyuman. Saya ingat betul setiap Jumat kalau landing (mendarat). Saat landing pun kalau sempat salat lima waktu beliau menyempatkan turun dari pesawat untuk solat kadang mengajak teman-teman untuk solat jamaah,” terangnya.
Bahkan, setiap Kapten Afwan turun dari pesawat, sang teknisi ini kerap melihat tulisan ayat Alquran di ruang kokpit.

Baca juga: Doa-Doa Terbaik Terus Mengalir untuk Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Air
“Setiap beliau turun dari pesawat dan saya posisi mengecek kondisi pesawat, di kokpit selalu ada tulisan surah Alquran. Saat terbang beliau (selalu) menyempatkan untuk selalu berdoa,” kenang Rizki.
“Pokoknya beliau sangat menginspirasi. Pilot satu-satunya yang saya kenal dan identik selalu memakai peci warna putih,” tutupnya.
Pribadi yang religius dari sosok Kapten Afwan juga tergambar jelas dari foto profil WhatsApp almarhum. Terlebih ia mengunggah foto Superman yang sedang salat dengan tulisan yang mengingatkan pentingnya ibadah lima waktu itu bagi seorang muslim.
“Setinggi apapun aku terbang, tidak akan mencapai surga bila tidak shalat lima waktu,” demikian tulisan di samping gambar Superman yang diunggah Kapten Afwan.