Ia sudah melakukan segala hal yang ada dalam prosedur guna mengaktifkan kembali autopilot pada pesawat tersebut, namun hasilnya nihil. Vincent terpaksa mengemudikan pesawat secara manual dan harus ektra fokus mengendalikan kecepatan. Risikonya adalah bahan bakar pesawat jadi boros.
“Tanpa adanya autopilot kita tidak ada pilihan. Kita harus turun di bawah 29.000 kaki agar kita masih bisa terbang secara valid. Tapi konsekuensinya adalah terbang di bawah 29.000 kaki, bensin jadi boros luar biasa,” lanjutnya.
Beruntung, pesawat dikendalikan Vincent punya stok bahan bakar cukup sehingga pesawat bisa mendarat mulus di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.
“Nah, kalau kalian penasaran berapa lama durasi penerbangan itu tanpa dengan autopilot, kurang lebih 4 jam, guys. Kalian bisa bayangkan,” ucapnya.
“Seorang pilot harus bisa wajib menerbangkan pesawat dalam kondisi apapun.”
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.