Saat meminum kopi, Vina merasa kopinya aneh. Kopinya rasanya menjadi pahit seperti tidak memakai gula sama sekali. Padahal sebelumnya ia melarutkan gula ke dalam kopinya. Karena rasanya pahit dan aneh, Vina pun membuang kopi itu.
Setelah itu, Vina pun mengecek penumpang yang sebagian besar tertidur di kursi masing-masing. Saat sampai di station depan, ternyata Ana tidak ada. Vina berpikir mungkin Ana masih berada di ruang kemudi bersama captain.
Baca Juga: Pramugari Aldha Refa Putuskan Pensiun, Netizen: Kisahnya Menyayat Hati
“Sembari menunggu di depan, dari kejauhan aku melihat seorang penumpang di cabin bagian belakang sedang berdiri terdiam membelakangi pintu lavatory.
"Perempuan tanggung yang tidak terlalu gemuk memakai jilbab panjang. Dia ngantre WC sih sepertinya,” kata Vina.
Tak lama setelah itu, Ana keluar dari dalam kokpit. Lalu Vina pun bertanya apakah kopi Ana sudah habis atau belum. Ana menjawab belum habis sambil menunjuk kopi yang ditaruhnya di atas galley.
Vina menceritakan kepada Ana kalau kopi yang diminumnya pahit padahal awalnya manis. Ana heran dan mengatakan bahwa kopi yang dibuat itu adalah coffee mix.
Setelah itu, Vina Kembali ke posisinya di kabin bagian belakang dan teringat dengan penumpang berjilbab tadi. Sembari memerhatikan penumpang, ternyata dari seluruh penumpang, tak ada satupun yang memakai jilbab.
“Tidak berapa lama, aku mendengar bunyi flush dari lavatory. Pikir aku ini pasti mbak-mbak yang tadi nih. Aku pun melanjutkan persiapan menuju landing,” kata Vina.
Vina pun berkeliling menginstruksikan penumpang untuk mengencangkan sabuk pengamannya karena pesawat segera landing.
“Beberapa saat kemudian, aku mencium bau anyir, seperti bau bangkai yang belum lama. Aku berpikir mungkin bau itu dari arah tempat sampah, atau dari arah lavatory,” kata dia.
Sambil merapikan tas dan memperbaiki riasannya, Vina masih mencium bau anyir dan menyengat tersebut. Ia khawatir penumpangnya mencium bau itu dan complain. Vina pun menyemprotkan parfumnya dengan harapan dapat mengurangi bau anyir itu.
“Aku masih menunggu wanita itu untuk keluar dari lavatory tapi ia tidak kunjung keluar juga. Aku pun memutuskan untuk mengetuk pintu, tapi ternyata tidak dikunci," katanya.
“Ketika landing sudah dekat dan tidak ada jawaban, aku memberanikan diri untuk membuka pintunya dan ternyata kosong. Tidak ada orang, padahal setelah bunyi flush tadi, tidak ada seorang pun yang keluar dari lavatory," tambah Vina
Setelah kejadian itu, Vina merasa khawatir dan ketakutan. Setelah landing dan semua penumpang telah turun, Vina pergi ke cabin depan berbicara ke petugas ground staf sambil meminta Ana untuk mengecek kokpit, jika butuh sesuatu.