Lebih lanjut, Prof. Endang mengatakan, defisiensi zat besi pada kehamilan dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan bahkan kematian. Selain itu anemia pada ibu hamil juga bisa berdampak pada bayi yang ada di dalam kandungan. Diantaranya adalah:
1. Bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah (BBLR), panjang badan lahir rendah (PBLR).
2. Risiko sakit bahkan potensi meninggal yang meningkat.
3. Risiko menderita stunting yang berdampak pada turunnya kecerdasan dan risiko menderita penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, gangguan jantung, dan stroke. Dampaknya bisa 3 generasi mulai dari ibu hinggak ke cucunya.
(Helmi Ade Saputra)