"Jadi, vaksin mandiri ini harus dijelaskan dulu supaya pelaksanannya jelas," ungkapnya.
Dokter Tirta pun khawatir jika vaksin mandiri ini 'dikebut' tanpa persiapan yang baik, takutnya nanti malah dikumpulin sama oknum-oknum tertentu. "Jadi, prosedurnya dijelasin dulu. Takutnya juga nanti malah vaksin yang dijual bebas itu orang kaya dapat duluan daripada orang yang enggak mampu," tambah dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberi isyarat akan adanya vaksin mandiri. Banyak suara yang masuk kepadanya mempertanyakan tentang vaksin mandiri. Ia menjelaskan bahwa pembahasan itu baru akan diputuskan.
Meski begitu, dia mengatakan bahwa vaksin mandiri dipertimbangkan bisa dilaksanakan. Apalagi, jika biaya ditanggung oleh perusahaan sendiri. Sehingga bisa mempercepat proses vaksinasi.
"Karena apa, kita perlu mempercepat, perlu sebanyak-banyaknya. Apalagi biaya ditanggung oleh perusahaan sendiri. Kenapa tidak," ungkapnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.