TAMAN Safari Prigen, Pasuruan, Jawa Timur terus mengawasi secara ketat pertumbuhan bayi lumba-lumba hidung botol (tursiops aduncus) karena masih menyusu pada induknya.
Dokter hewan Taman Safari Prigen, drh Nanang Tedjo Laksono di Pasuruan, Jumat (15/1/2021), mengatakan sejak dilahirkan pada 16 Oktober 2020 dari indukan Nia dan pejantan Suarez, bayi lumba-lumba itu masih belum mendapatkan makanan pendamping selain susu induknya.
"Indukan Nia mengandung bayinya selama 12 bulan 5 hari dengan persalinan normal," katanya.
Baca juga: Intip Pesona Air Terjun Malunda di Majene, Bikin Betah Berendam
Ia mengatakan bayi lumba-lumba itu masih belum memiliki kemampuan untuk makan secara mandiri dan juga baru kami pindahkan ke kolam besar pascakelahiran.