PEMERINTAH Kota Banda Aceh merencanakan pembangunan Museum Sejarah Keislaman Aceh sebagai upaya pelestarian situs cagar budaya yang ada di Ibu Kota Provinsi Aceh itu.
"Kita berkomitmen melestarikan puluhan situs cagar budaya dan sejarah yang tersebar hampir di setiap sudut kota Banda Aceh, salah satunya dengan membangun Museum Sejarah Keislaman," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, di Banda Aceh, Kamis (14/1/2021).
Baca juga: Makam Sultan Iskandar Muda, Objek Wisata Religi Penuh Sejarah Kegemilangan Aceh
Aminullah mengatakan, dirinya sudah meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat untuk mempersiapkan program pengembangan dan pelestarian situs sejarah.
"Mulai tahun ini kita lakukan inventarisasi, dan 2022 Banda Aceh akan memrogramkan pelestarian situs sejarah," katanya.
Ia mengatakan Banda Aceh harus bisa mengambil keuntungan dengan kekayaan masa lalu berupa peninggalan situs dan tempat bersejarah.
Karena itu, dia, sudah menjadi tugas generasi sekarang untuk melestarikannya. Pelestarian itu juga dapat menarik perhatian wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.
Baca juga: 5 Destinasi Wisata Religi di Banda Aceh
Pemkot Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata dan pihak terkait lainnya sangat serius dalam upaya pelestarian situs cagar budaya ini.
"Insya Allah kami sangat komit dan sudah menetapkan skala prioritas pengembangan dan pemanfaatannya," katanya.