Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menanti Hasil Autopsi Pramugari Cantik Christine Angelica Dacera

Alfina Nuraini , Jurnalis-Jum'at, 08 Januari 2021 |00:06 WIB
Menanti Hasil Autopsi Pramugari Cantik Christine Angelica Dacera
Pramugari cantik korban rudapaksa. (Foto: Instagram xtinedacera)
A
A
A

KEPOLISIAN Filipina bergerak cepat mengusut kasus kematian Christine Angelica Dacera. Laporan awal menduga pramugari Philippine Airlines ini dirudapaksa 11 pria. Namun, keluarganya meragukan kabar itu dan bersikeras melakukan autopsi lagi.

Melansir Rappler, Biro Investigasi Nasional (NBI) di Filipina akan turun tangan setelah keraguan muncul pada penyelidikan polisi. Menteri Kehakiman Menardo Guevarra mengatakan, timnya segera melakukan autopsi lagi terhadap jenazah Christine Angelica Dacera.

“Saya telah diberitahu kasus ini oleh OIC (Officer In Charge),” kata Guevarra.

Baca Juga: Pramugari Cantik Tewas di Kamar Mandi Hotel Usai Rayakan Tahun Baru

pramugari

Sebelumnya, polisi Filipina yang memimpin penyelidikan, menyatakan Dacera sebagai korban pemerkosaan dan pembunuhan tanpa memberikan banyak bukti. Di sisi lain, Mayor PNP Michael Nick Sarmiento telah mengetahui hasil autopsi pertama pramugari asal General Santos City ini.

Autopsi pertama yang dilakukan Michael menunjukkan adanya luka di lengan dan kaki Dacera. Kondisi itu belum cukup kuat memiliki indikasi pemerkosaan seperti yang diumumkan kepolisian. Pihaknya pun menolak merilis laporan autopsi itu.

 

Belum diketahui jelas apakah autopsi yang akan ditangani NBI ini autopsi kedua atau ketiga pada jenazah Dacera. Keluarga Dacera pada Selasa, 5 Januari 2021 lalu, sempat menjadwalkan autopsi lagi, dengan harapan bisa menerima hasil yang lebih rinci minggu depan.

“Saya pikir itu (laporan autopsi) mungkin akan dirilis minggu depan,” kata anggota keluarga, Atty.

Sementara itu, pengacara keluarga Dacera, Brick Reyes, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNN Philippines, “Kami tidak terburu-buru karena menginginkan laporan medis yang legal dan rinci sehingga dapat membandingkan.”

Keluarga Dacera melakukan autopsi lagi untuk membantah laporan awal yang mengatakan korban meninggal akibat penyakit tertentu. Dacera sempat dilaporkan mengalami aneurisma yang ditandai dengan penggelembungan pada pembuluh darah aorta. Beberapa luka memar dan lecet juga ditemukan pada tubuh wanita berusia 23 tahun ini.

Baca Juga: Mengenang Christine Angelica Dacera, Pramugari Cantik Korban Rudapaksa 11 Pria

“Ketika Anda melihat cedera seperti ini, Anda harus menyelidiki dengan benar terlebih dahulu sebelum membuat pernyataan layaknya tidak ada kecurangan di kasus ini,” kata Reyes.

"Itu sebabnya kami bersikeras melakukan autopsi lagi untuk mengklarifikasi dengan tepat cedera apa yang diderita Dacera,” jelasnya.

Saat ini, tim kedokteran forensik NBI sedang memberikan bantuan dan berkoordinasi dengan SOCO PNP Makati untuk menentukan penyebab kematian sebenarnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement