Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Tompi Tegaskan Tes PCR Belum Tentu Akurat Deteksi Covid-19

Wilda Fajriah , Jurnalis-Rabu, 06 Januari 2021 |15:20 WIB
Dokter Tompi Tegaskan Tes PCR Belum Tentu Akurat Deteksi Covid-19
Dokter Tompi. (Foto: Okezone)
A
A
A

SELAMA ini polymerase chain reaction alias PCR dinilai sebagai tes yang paling akurat untuk mendeteksi covid-19, akan tetapi tidak bagi Dokter Tompi. Penyanyi sekaligus dokter ini mengatakan bahwa tidak ada tes yang benar-benar 100 persen akurat.

"Tes covid-19, mau itu PCR, rapid test, semua tidak ada yang 100 persen sensitif," kata dr Tompi, seperti dikutip dari akun YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Tompi Imbau Masyarakat untuk Doakan Penderita COVID-19 Agar Lebih Bijaksana 

Dokter Tompi mengatakan tes yang selama ini dilakukan untuk mendeteksi covid-19 masih terdapat beberapa false negative atau negatif palsu. Artinya, seseorang bisa saja mengidap covid-19, namun tidak dapat dideteksi oleh tes tersebut.

"Jadi gini, misalnya ada orang di-swab dari hidung atau tenggorokan, itu saja sensitivitasnya bisa beda. Kalau misalnya diambil dari cairan yang lebih dalam lagi, lebih sensitif lagi," jelas dr Tompi.

Tes PCR. (Foto: Freepik)

Maka itu, Ia menyarankan jika seseorang mendapat hasil tes negatif covid-19, jangan lantas membebaskan diri dengan menganggap bahwa dirinya bersih. Sebab, bisa saja negatif yang dimaksud adalah negatif palsu.

Akan tetapi, tes pun tetap harus dilakukan guna memastikan keadaan diri agar baik-baik saja. Dokter Tompi menyampaikan, sejauh yang disepakati, entah WHO atau ilmuwan, semua tes tentu punya maknanya.

Baca juga: Jangan Tertipu, Ini Tarif Dasar Rapid Test Antigen Covid-19 

Jika seseorang positif covid-19, maka kemungkinan besar hasil tes itu benar, terlebih jika ada gejala yang tampak.

"Tapi kalau dia negatif, jangan senang dulu, karena bisa jadi itu false negative," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement